Adanya Pemberitaan Masalah BLT, Kades Nangtang Bantah Adanya Rekayasa Data

884

Kab. Tasikmalaya, Liputanglobal-news.com — Merasa di sudutkan dengan adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa para penerima Dana BLT adalah direkayasa oleh kepala Desa Nangtang kecamatam cigalontang, Daday selaku kepala Desa angkat akhirnya angkat bicara terkait hal tersebut. Selasa (04/08/2020)

Saat di temui di kediamanya oleh LGNews.com, Daday mengatakan bahwa memang betul para penerima BLT/BST kebanyakan dari daerah kawung lancar tepatya di wilayah tempat tinggalnya, masalah tentang banyaknya penerima dari daerah asalnya, daday pun menyebutkan bahwa pihaknya merasa heran dan tidak pernah merekayasa data, jadi apa yang di tuduhkan tentang adanya rekayasa Data itu tidak berdasar. Ungkap Daday

Lanjut Daday menuturkan bahwa pihaknya pernah didatangi oleh salah seorang yang berasal dari sebuah media, lalu mempertanyakan tentang permasalahan pembagian BLT/BST dan sudah di jelaskan tentang aturan bahwa bila yang mendapat program bantuan PKH/ BPNT itu tidak bisa mendapat bantuan baik BLT/BST, akan tetapi beliau bersikukuh kenapa tidak di cairkan untuk orang yang sudah ada jatah bantuan. Tuturnya

“Saya jelaskan permasalahanya data itu ganda, sedangkan di aturan tidak bisa, yang sudah ada data di BPNT/PKH menerima BLT/BST. Dengan adanya hal tersebut jelas saya dan keluarga merasa tertekan dengan pemberitaan tersebut, apalagi sekarang viral di media sosial, Keluarga saya tidak terima, Ini fitnah” Tegas Daday

“Lebih baik saya turun dari jabatan kepala desa dari pada saya dan keluarga jadi bahan hujatan, niat saya jadi kepala desa ingin membangun desa nangtang ke arah yang lebih baik” jelasnya

Seperti diketahui berita tentang Desa nangtang yang viral di media sosial dan itu menjadikan keluarga daday terpukul, yang di khawatirkan adalah adanya gesekan di masyarakat tentang pemberitaan tersebut. Ujar salah seorang warga

BACA JUGA:  Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Lepas Jenazah Isroni Mirhadi Ke Peristirahatan Terakhir

“Yang jelas kami pemerintahan Desa Nangtang tidak pernah merekayasa data, Pemberitaan tersebut harus di pertanggung jawabkan”. Pungkas Daday

Biro Jawa Barat :
Editor : Ade KS
Jurnalis***(Yos Muhyar)

Facebook Comments