Jayapura,LGNews.com — Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, melakukan kunjungan silaturahmi ke Gereja Sion Padang Bulan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kedamaian, toleransi dan kebersamaan. Fatoni menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang telah menciptakan suasana kondusif dan harmonis di Bumi Cenderawasih.
“Kita bersyukur Papua adalah tanah yang diberkahi. Aman, damai, penuh toleransi dan persaudaraan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus menjaga situasi ini,” ujar Fatoni di hadapan jemaat Gereja Sion Pandang Bulan, Jayapura, Papua, Minggu (20/07/2025).
Melalui kesempatan ini, Fatoni mengajak seluruh umat dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada yang damai, aman, jujur dan adil. Ia menekankan pentingnya menjaga citra positif Papua sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan demokrasi.
“Saya mengingatkan kembali bahwa kita akan menghadapi PSU pada 6 Agustus 2025. Mari kita gunakan hak pilih kita secara bijak dan damai. Jangan mudah terprovokasi atau diadu domba,” ucap Fatoni.
Dalam kunjungan tersebut, Fatoni juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat dan gereja, sekaligus memperkuat tali kasih antar sesama. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan pemuda untuk terus menjadi pelopor perdamaian dan pembangunan.
“Mari kita jaga terus citra Papua sebagai tanah damai. Kita ingin Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera. Semua itu bisa kita wujudkan kalau kita bersatu dan saling mendukung,” pungkas Fatoni.
Kunjungan ini disambut hangat oleh para pendeta, pengurus gereja, dan jemaat yang hadir. Ketua Majelis Jemaat Gereja Sion Padang Bulan Pendeta Ketrina Yabansabra berterima kasih atas kehadiran Pj Gubernur Fatoni yang memberi semangat baru bagi jemaat gereja, khususnya dalam menyongsong PSU yang damai dan penuh kasih.
“Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan peduli, bukan hanya dalam aspek pembangunan fisik, tetapi juga dalam mempererat tali persaudaraan dan iman masyarakat Papua,” kata Ketrina.
*
Jayapura. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, melakukan kunjungan silaturahmi ke Gereja Sion Padang Bulan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kedamaian, toleransi dan kebersamaan. Fatoni menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang telah menciptakan suasana kondusif dan harmonis di Bumi Cenderawasih.
“Kita bersyukur Papua adalah tanah yang diberkahi. Aman, damai, penuh toleransi dan persaudaraan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus menjaga situasi ini,” ujar Fatoni di hadapan jemaat Gereja Sion Pandang Bulan, Jayapura, Papua, Minggu (20/07/2025).
Melalui kesempatan ini, Fatoni mengajak seluruh umat dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada yang damai, aman, jujur dan adil. Ia menekankan pentingnya menjaga citra positif Papua sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan demokrasi.
“Saya mengingatkan kembali bahwa kita akan menghadapi PSU pada 6 Agustus 2025. Mari kita gunakan hak pilih kita secara bijak dan damai. Jangan mudah terprovokasi atau diadu domba,” ucap Fatoni.
Dalam kunjungan tersebut, Fatoni juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat dan gereja, sekaligus memperkuat tali kasih antar sesama. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan pemuda untuk terus menjadi pelopor perdamaian dan pembangunan.
“Mari kita jaga terus citra Papua sebagai tanah damai. Kita ingin Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera. Semua itu bisa kita wujudkan kalau kita bersatu dan saling mendukung,” pungkas Fatoni.
Kunjungan ini disambut hangat oleh para pendeta, pengurus gereja, dan jemaat yang hadir. Ketua Majelis Jemaat Gereja Sion Padang Bulan Pendeta Ketrina Yabansabra berterima kasih atas kehadiran Pj Gubernur Fatoni yang memberi semangat baru bagi jemaat gereja, khususnya dalam menyongsong PSU yang damai dan penuh kasih.
“Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan peduli, bukan hanya dalam aspek pembangunan fisik, tetapi juga dalam mempererat tali persaudaraan dan iman masyarakat Papua,” kata Ketrina.









