Lampung Utara LGnews.com – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di aliran Way Sesah, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, masih terus dilakukan hingga sore Jumat (27/2/2026).
Di hari kedua ini, proses pencarian kini melibatkan perpaduan antara kecanggihan teknik penyelamatan serta pendekatan spiritual. Selain mengandalkan Tim SAR Gabungan, pihak keluarga korban turut melibatkan bantuan paranormal. Langkah ini diambil sebagai upaya batiniah agar keberadaan korban segera terdeteksi.
Bupati Lampung Utara yang meninjau langsung lokasi kejadian menyatakan dukungannya terhadap segala bentuk ikhtiar, baik secara teknis maupun doa.
“Selain upaya teknis dari tim di lapangan, pendekatan spiritual juga dilakukan atas permintaan keluarga. Kami mengajak semua yang memiliki kemampuan untuk berdoa, mari bersama-sama memohon kepada Yang Maha Kuasa agar jenazah korban segera ditemukan,” ujar Bupati saat berada di lokasi.
Sementara itu, Kepala Pos Basarnas Tulang Bawang, Zian Fazri, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan teknik khusus untuk mengatasi tantangan di dasar sungai. Tim menggunakan perahu untuk melakukan manuver memutar secara agresif di titik-titik tertentu.
” Tujuannya untuk Mlmenciptakan turbulensi atau pusaran air yang kuat sehingga dapat mengangkat korban atau benda yang mungkin tertahan di dasar perairan agar muncul ke permukaan,” ungkap Zian.
Menurutnya, kondisi lapangan cukup menantang akibat arus yang kencang dan dasar sungai yang tidak rata.
“Kontur dasar sungai kadang landai, namun di beberapa titik terdapat pepohonan tumbang. Hal ini menuntut tim untuk bergerak dengan ekstra hati-hati,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus menyisir aliran Way Sesah dengan harapan korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi. (Diq).









