Tim SAR Gabungan Optimalkan Pencarian Korban Tenggelam di Way Sesoh, Bupati Turun ke Lokasi

Lampung Utara LGnews.com – Tim SAR gabungan di Lampung Utara terus mengoptimalkan upaya pencarian terhadap seorang pria berinisial MP, yang diduga kuat tenggelam di aliran Way Sesoh, kawasan Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam pada Kamis Sore (26/2/2026) sekitar  pukul 17.00 Wib.

Upaya pencarian yang dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Tampak di lokasi kejadian, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, turun langsung memantau proses penyisiran guna memastikan koordinasi antarunsur penyelamat berjalan maksimal.

Untuk mempercepat proses penemuan jasad korban, Tim SAR menerjunkan sedikitnya 4 unit perahu karet. Tim melakukan penyisiran dengan memecah tim ke beberapa titik hilir sungai. Kemudian pantauan dilokasi nampak tim Sar Gabungan membuat gelombang buatan untuk memicu benda di dasar sungai agar terangkat ke permukaan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin dengan melibatkan berbagai unsur. Kehadiran Bapak Bupati hari ini memberikan dukungan moral bagi tim di lapangan dan keluarga korban,” ujar M. Thoha Kabid Kedaruratan BPBD setempat.

Pantauan di lokasi nampak pihak keluarga, istri dan anak korban turut menyaksikan pencarian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban MP warga Kelurahan Gapura diduga nekat melompat ke aliran Way Sesoh untuk menghindari penangkapan saat pihak kepolisian melakukan penggerebekan di sebuah arena judi sabung ayam di wilayah tersebut.

Derasnya arus dan kondisi sungai diduga membuat korban kesulitan menyelamatkan diri hingga akhirnya dinyatakan hilang. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri masih berjibaku di lapangan.

Diberitakan sebelumnyaMP (58) seorang pria paruh baya bernama warga Jalan Dahlia Kotabumi dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Way Sesah, kawasan Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam, Lampung Utara.

Insiden ini diduga terjadi saat korban berupaya menyeberangi sungai untuk menghindari kejaran petugas kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa bermula ketika Tim Resmob Polres Lampung Utara melakukan penggerebekan terhadap arena judi sabung ayam di sekitar lokasi pada Kamis sore (27/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban diduga panik saat melihat kedatangan petugas dan memilih melompat ke sungai guna melarikan diri. Namun, derasnya arus sungai diduga membuat korban kesulitan hingga akhirnya dinyatakan hilang.

Pantauan di lokasi kejadian, hingga pukul 22.00 WIB, pihak keluarga bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara telah berupaya melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai. Namun, minimnya pencahayaan dan kondisi arus yang tidak menentu menyulitkan proses pencarian. (Diq).