Wakili Kapolri, Kabaharkam Polri Serahkan Sertifikat Gold Reward Obvitnas kepada 5 Perusahaan

113

JAKARTA – LGNEWS.COM  – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menyerahkan sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Gold Reward kepada lima perusahaan objek vital nasional (Obvitnas), bertempat di Loby Baharkam Polri Jakarta, Selasa, 29 Desember 2020.

Kelima perusahaan itu masing-masing adalah:

1. PT Paiton Operation and Maintenance Indonesia (POMI) yang telah diaudit pada bulan September 2020 dan berhasil mendapatkan Gold Reward atas hasil pelaksanaan sistem manajemen pengamanan di lingkungan Obvitnas PT POMI yang berlokasi di Probolinggo, Jawa Timur. PT POMI bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga uap yang memegang peranan penting bagi suplai listrik di pulau Jawa.

2. PT Bumi Suksesindo (BSI) yang telah diaudit pada bulan November 2020 dan berhasil mendapatkan Gold Reward atas hasil pelaksanaan sistem manajemen pengamanan di lingkungannya. PT BSI merupakan anak perusahaan dari PT Merdeka Grup dengan kegiatan utama produksi emas dan tembaga yang terletak di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

3. PT Petrokimia Gresik yang telah diaudit pada bulan November 2020 dan berhasil mendapatkan Gold Reward atas hasil pelaksanaan sistem manajemen pengamanan di lingkungannya. PT Petrokimia Gresik merupakan Obvitnas yang memproduksi berbagai macam pupuk dan bahan kimia dan berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

4. PT Pupuk Kujang yang telah diaudit pada bulan Desember 2020 dan berhasil mendapatkan Gold Reward atas hasil pelaksanaan sistem manajemen pengamanan di lingkungannya. PT Pupuk Kujang merupakan Obvitnas yang memproduksi pupuk Urea, NPK, organik, dan industri kimia lainnya yang berlokasi di Cikampek, Jawa Barat.

5. Petrochina International Jabung Ltd yang telah selesai diaudit pada bulan Desember 2020 dan berhasil mendapatkan Gold Reward atas hasil pelaksanaan sistem manajemen pengamanan di lingkungannya. Petrochina International Jabung Ltd merupakan Obvitnas yang bergerak di bidang Migas yang berlokasi di Jabung, Jambi.

BACA JUGA:  Presiden Joko Widodo Menggelar Pertemuan Bilateral Dengan Perdana Menteri Kamboja

“Pimpinan Polri mengucapkan selamat atas keberhasilan mendapatkan penghargaan tersebut, sebagai dukungan bagi perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dan investor dalam pengelolaan bisnis perusahaan,” kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam sambutannya.

Kabaharkam Polri menjelaskan, Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) adalah bagian dari manajemen yang saling terkait dalam bentuk pembinaan teknis dan audit terhadap seperangkat elemen pengamanan yang terdiri dari komitmen dan kebijakan, pola pengamanan, konfigurasi standar pengamanan, standar kemampuan pelaksana pengamanan, dan monitoring serta evaluasi.

“PT Paiton Operation and Maintenance Indonesia (POMI), PT Bumi Suksesindo, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, dan Petrochina International Jabung Ltd, yang merupakan objek vital nasional memiliki core business yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan sumber pendapatan negara yang bersifat strategis. Oleh karena itu, penerapan sistem manajemen pengamanan yang handal tentunya mutlak diperlukan guna menunjang kelancaran proses produksi,” jelas Komjen Pol Agus Andrianto.

Jenderal polisi bintang tiga itu juga menyampaikan, sampai akhir Desember 2020, Baharkam Polri telah melaksanakan penandatanganan pedoman kerja teknis dengan 13 perusahaan, baik yang berpredikat Obvitnas maupun perusahaan dengan predikat objek tertentu. Di dalamnya terdapat kesepakatan pelaksanaan bimbingan teknis, audit, klarifikasi, serta sertifikasi SMP Obvitnas dan objek tertentu.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri dalam upaya pemulihan ekonomi nasional yang sempat lesu akibat pandemi COVID-19.

“Di bawah pimpinan Bapak Kapolri, jajaran Polri berkomitmen mendukung semua program dan kebijakan pemerintah, terutama terkait penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Pandemi COVID-19 ini tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Bapak Kapolri telah memerintahkan kami untuk menjalankan program ketahanan pangan yang dilakukan mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres, sampai dengan Polsek, bekerja sama dengan Pemda, TNI, swasta, dan pihak terkait lainnya untuk memanfaatkan dan mengelola lahan tidur menjadi lahan pertanian, peternakan, dan perikanan di wilayah masing-masing. program ini diharapkan dapat membantu ekonomi masyarakat, di mana kesejahteraan rakyat seiring sejalan dengan penciptaan kamtibmas yang kondusif,” tegas Kaopspus Aman Nusa II Penanganan COVID-19 tersebut.

BACA JUGA:  Pjs. Gubernur Sulut Fatoni: Debat Pilkada Sulut Difokuskan pada Peran Kepala Daerah Dalam Menangani COVID-19 dan Dampak Sosial Ekonomi

Dan sebelum mengakhiri sambutannya, tak lupa Komjen Pol Agus Andrianto berpesan, “Perlu saya ingatkan sekali lagi, dengan keberhasilan pencapaian sertifikasi Gold Reward Obvitnas, saya harapkan rekan-rekan sebagai pelaku usaha untuk terus memelihara dan meningkatkan sistem manajemen pengamanan di lingkungannya serta gelorakan pembangunan untuk masyarakat sekitar dengan dana sosial perusahaan (Corporate Social Resoponsibility/CSR) sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial perusahaan untuk membantu kegiatan sosial di masyarakat, yang kesemuanya diharapkan untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan. Ini bukan tentang siapa yang hebat, tetapi tentang kebersamaan yang tidak dapat ternilai dengan apapun, khususnya untuk kesejahteraan rakyat, terutama di masa pandemi COVID-19.”

Facebook Comments