Pesawaran-Liputan Global News.Com: Dalam Acara Purna Bakti bukanlah akhir dari segala aktivitas seseorang dalam bidang yang digelutinya. Ia bisa terus berkarya dan bersinergi dalam bidang tersebut namun dalam kondisi, tempat atau jalan yang berbeda. Itulah salah satu nilai yang tersirat dalam acara pelepasan Purna Bakti (Pensiun) Korcam Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran(JAMHARI, Spd),
Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, OPD Pendidikan, Seluruh Korcam Pendidikan Se-Kabupaten Pesawaran, Camat Waykhilau, Kepala desa Padang Cermin dan Kepala Sekolah Se-Kecamatan Waykhilau dan cara Ketemu Pamit dan Purna Bakti tersebut berlangsung di Sdn,6 Waykhilau hari Senen, 12-10-2020.
Dalam sambutan nya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran yang diwakili Romzan Sebagai Kabid Dikdas Pesawaran Meyampai kan, Sebagai abdi negara yang selama ini dijalankan oleh Bapak Ibu tidak akan berakhir karena masa pensiun, saya yakin sebagai pegawai negeri tentu telah terpatri dalam jiwanya nilai-nilai pengabdian kepada negara bangsa dan masyarakat karena masa pensiun atau masa purna bhakti pasti akan dihadapi oleh semua PNS dan ini merupakan bukti keberhasilan seorang PNS dalam melewati tahapan kehidupan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
Untuk itu Saya pun mengajak kepada seluruh Korcam Korcam dan Kepala Sekolah yang ada dikabupaten Pesawaran, untuk bisa mencontoh apa yang dilakukan Korcam Jamhari, Spd , yang telah lama berbakti Selama ini sampai akhir purna bakti menunjukan dedikasi dan integritas yang tinggi untuk kemajuan pendidikan, Ucap Romzan, dalam Sambutan nya.
Sementara itu, Jamhari, Spd, salah satu PNS yang Juga Sebagai Korcam Pendidikan dan Kebudayaan yang Saat ini memasuki masa purna tugas mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf bila selama bekerja sama, bergaul, berinteraksi dan bertutur kata ada kesalahan yang di sengaja ataupun tidak, Yang pertama, saya ingin menyampaikan kata perpisahan kepada Bapak / Ibu sekalian, utamanya Bapak / Ibu Kepala Sekolah. Namun, tidak lupa saya menyampaikan pula rasa terima kasih atas Kepercayaan yang Selama ini diberikan Kepada Saya dan kerja sama yang baik selama ini. Baik menyangkut kedinasan maupun non dinas.
Yang kedua, saya beserta keluarga mohon maaf yang setulus – tulusnya, apabila selama ini kami sekeluarga mengabdi memiliki banyak kesalahan. Kami menyadari bahwa dalam bergaul dengan Bapak / Ibu Guru dan Staff selama ini baik yang bersifat dinas maupun non dinas banyak kesalahan dan kekilafan. Untuk itu sekali lagi, dengan kerendahan hati kami memohon maaf. Semoga Bapak / Ibu sekalian ikhlas memaafkan kami.
Yang ketiga, kami mohon do’a restu, semoga dalam memasuki masa pensiun ini, kami selalu menemui ketentraman, keselamatan dan kesejahteraan lahir dan batin. Serta melanjutkan pengabdian kami dilingkungan keluarga dan masyarakat tempat tinggal kami, pungkas.nya.(NR-D)